March 7, 2012




Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat di mana di dalamnya terdapat beraneka ragam bentuk budaya yang dapat dilihat dari perbedaan suku bangsa, agama, ras, dan yang lainnya.

Karakteristik masyarakat multikultural menurut Pierre Van der Berghe, di antaranya adalah sebagai berikut.
– Terjadinya segmentasi ke dalam bentuk-bentuk kelompok yang seringkali memiliki subkebudayaan yang berbeda satu dengan yang lain.
– Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat nonkomplementer.
– Kurang mengembangkan konsensus di antara para anggota terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar.
– Secara relatif seringkali mengalami konflik di antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya.
– Secara relatif, integrasi sosial tumbuh di atas paksaan dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi.
– Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok yang lain.

Secara horizontal atau lazim disebut dengan diferensiasi sosial ciri masyarakat multikultural dasarkan pada keanekaragaman ras, suku bangsa, dan agama. Sementara itu secara vertikal atau lazim disebut dengan stratifikasi sosial, ciri masyarakat multikultural di antaranya dapat dilihat dari tolok ukur kriteria ekonomi, sosial, politik, dan masyarakat feodal.


Faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya masyarakat multikultural adalah kondisi geografis, pengaruh budaya asing, dan iklim.

0 komentar:

Post a Comment