April 19, 2012




Lingkungan hidup atau ekosistem dapat dibedakan menjadi dua, yaitu lingkungan hidup fisik dan lingkungan sosial. Lingkungan fisik dapat berupa udara, tanah, air, flora, dan fauna, sedangkan lingkungan sosial berupa hubungan antara individu atau kelompok/golongan.

Komponen lingkungan dapat dibedakan menjadi komponen benda hidup (biotik) manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan dan komponen benda mati (abiotik) udara, tanah, dan air. Baik yang bersifat biotik maupun abiotik merupakan satu kesatuan yang disebut ekosistem.

Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan meningkatnya kebutuhan, baik kebutuhan primer maupun sekunder. Makin meningkatnya kebutuhan, menyebabkan makin menipisnya atau habisnya sumber daya alam.

- Sisa-sisa pengolahan limbah berbagai industri berakibat kerusakan lingkungan atau berubahnya fungsi lingkungan karena pencemaran.

- Pencemaran udara disebabkan bocornya pabrik pestisida Bhopal/ India, bocornya pusat listrik tenaga nuklir di Chernobyl/Rusia telah banyak makan korban manusia.

- Hujan asam di kota-kota industri karena udara sudah kotor, asap sangat mengganggu kesehatan penduduk.

- Bencana kekeringan berkepanjangan di Ethiopia (Afrika) 1980, menyebabkan gagal panen karena penggundulan hutan, korban kelaparan, kematian penduduk.

Keseluruhan permasalahan tersebut bersumber pada rangkaian jumlah pertumbuhan penduduk makin besar; sumber daya alam makin menipis/habis; dan ekosistem yang beralih fungsi dan makin jelek karena eksploitasi yang berlebihan.

Konservasi, yaitu perlindungan terhadap ekosistem perlu terwujud agar terjadi keseimbangan ekosistem dan dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan umat manusia.

0 komentar:

Post a Comment