September 29, 2019


Selama hidupnya, manusia yang normal selalu bersosialisasi dengan sesamanya. Sebagai pelajar, kamu tentu selalu bersosialisasi dengan teman sebayamu di sekolah, dengan guru, kepala sekolah, karyawan sekolah, dan semua anggota sekolahmu. Sosialisasi yang kita lakukan berlangsung seumur hidup, mulai lahir hingga meninggal dunia. Dalam sosialisasi, kita mempelajari dan membutuhkan nilai dan norma sebagai pegangan dalam bertindak dan bertingkah laku. Sosialisasi menghasilkan peran dan status sosial yang akan berpengaruh pada pembentukan kepribadian kita sebagai anggota masyarakat.

RANGKUMAN KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA


Ketika manusia dilahirkan ke dunia ini, keadaannya bagaikan kertas putih yang kosong tidak bernoda. Seiring dengan pertumbuhannya sebagai manusia, ia mulai belajar banyak hal. Berbicara, membaca, berhitung, menghargai orang lain, dan berbagai hal lain yang dapat dipelajari di sekolah atau tempattempat lainnya. Semua hal tersebut dapat dilakukan oleh manusia karena memiliki akal dan pikiran. Itulah yang membedakan manusia dengan binatang.

Binatang sejak kelahirannya ke dunia sudah dilatih untuk melakukan semua aktivitas hidupnya dengan sendiri, tetapi bukan berarti campur tangan dari induknya tidak ada. Berbeda dengan manusia, sejak kelahirannya ia tidak berdaya apabila tidak dibantu oleh orang lain. Dengan berbagai keterbatasan yang dimilikinya, manusia mengembangkan bermacammacam cara, metode, dan pengetahuan untuk hidup sesuai dengan tingkatan usia dan pendidikan yang dimiliki.

Perbedaan jenis pendidikan yang dimiliki oleh manusia menyebabkan timbulnya perbedaan budaya dan adat istiadat. Sebagai akibat dari perbedaan tersebut, timbul variasi dalam berbagai sistem kehidupan bermasyarakat. Misalnya sistem kekerabatan, sistem perkawinan, sistem ekonomi, dan sistemsistem kehidupan masyarakat lainnya. Keseluruhannya dapat dipelajari oleh manusia dalam suatu sistem sosial, karena pada hakikatnya manusia memiliki naluri untuk berkawan (social animal). Proses pembelajaran ini dapat dilakukan melalui sosialisasi (socialization).




Rangkuman

Sosialisasi adalah proses sosial yang terjadi pada seseorang untuk mempelajari dan menyesuaikan diri terhadap norma, nilai, perilaku, adat istiadat, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan agar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya.

Media sosialisasi meliputi keluarga, sekolah, kelompok, dan media massa.

Nilai adalah pandangan dan sikap yang diterima oleh masyarakat yang kemudian dijadikan landasan untuk menentukan baik dan buruknya sesuatu.

Menurut Notonegoro, nilai dibedakan atas nilai material, nilai vital, dan nilai kerohanian.

Norma adalah aturan-aturan yang berlaku dalam kehidupan masyarakat yang disertai dengan sanksi atau ancaman apabila tidak melaksanakannya.

Berdasarkan daya pengikatnya, norma dibedakan atas cara (usage), tata kelakuan (mores), kebiasaan (folkways), dan adat istiadat (customs).

Tahapan dalam sosialisasi yang berpengaruh pada pembentukan kepribadian individu sebagai anggota masyarakat adalah tahap persiapan, tahap peniruan, tahap kesiapan bertindak, dan tahap penerimaan norma.

Kepribadian merupakan ciri watak seseorang yang tetap dan memiliki suatu identitas sebagai pribadi.

Pembentukan kepribadian seseorang dipengaruhi oleh warisan biologis, warisan lingkungan alam, warisan sosial, dan pengalaman hidup dalam kelompok.


0 komentar:

Post a Comment