August 10, 2015

Versi materi oleh Ismawanto


Laporan Keuangan Perusahaan Jasa - Telah dijelaskan sebelumnya bahwa kertas kerja berfungsi untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan (financial statement) adalah hasil akhir suatu proses kegiatan akuntansi yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi keuangan. Secara umum laporan keuangan terdiri atas laporan laba/ rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan laporan arus kas.

1. Laporan Laba/Rugi (Income Statement)

Laporan laba/rugi adalah laporan yang menunjukkan besarnya pendapatan dan beban pada akhir periode akuntansi. Penyusunan laporan laba/rugi yang bersumber dari kertas kerja, datanya diambil dari kolom perhitungan laba/rugi.

Penyusunan laporan laba/rugi dapat dibedakan atas dua bentuk, yaitu bentuk langsung (single step) dan bentuk bertahap (multiple step).

a. Bentuk Single Step (Bentuk Langsung)
Laporan laba rugi dengan bentuk langsung dibuat dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan dan seluruh beban, kemudian dari selisihnya dapat diperoleh laba atau rugi usaha.

Contoh:
Berdasarkan kertas kerja Perusahaan ADHI JAYA Medan per 31 Desember 2005 (Tabel 8.3), maka laporannya dapat disusun sebagai berikut.


LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA 2


b. Bentuk Multiple Step (Bentuk Bertahap)
Bentuk ini memisahkan antara pendapatan usaha dengan pendapatan di luar usaha, serta memisahkan beban usaha dengan beban di luar usaha. Laporan laba/rugi menurut bentuk bertahap dapat disusun sebagai berikut.





2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)

Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukkan sebab-sebab adanya perubahan modal pada akhir periode akuntansi. Modal suatu perusahaan disebabkan oleh adanya laba atau rugi usaha dan pengambilan pribadi dari pemilik atau prive. Menyusun laporan perubahan modal yang bersumber dari kertas kerja, datanya diambil dari modal awal dan prive pada kolom neraca, dan laba atau rugi bersih yang datanya diambil dari laporan laba/rugi.

Contoh:
Berdasarkan kertas kerja Perusahaan ADHI JAYA Medanper 31 Desember 2005 (Tabel 8.3), laporan perubahan modal dapat disusun sebagai berikut.



3. Neraca (Balance Sheet)

Neraca adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan, meliputi besarnya harta, utang, dan modal perusahaan pada akhir periode akuntansi. Penyusunan neraca bersumber pada kertas kerja, diambil dari kolom neraca untuk penyajian harta dan utang, sedangkan untuk besarnya modal data diambil dari laporan perusahaan modal pada akhir periode.

Contoh:
Berdasarkan kertas kerja Perusahaan ADHI JAYA, Medan per 31 Desember 2006 (Tabel 8.3) dapat disusun neraca sebagai berikut.



4. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)

Laporan arus kas adalah laporan yang menunjukkan arus masuk dan arus keluar tentang kas dan setara dengan kas. Kas merupakan uang tunai atau saldo kas dan rekening giro, sedangkan setara kas merupakan investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan dengan cepat dapat dijadikan kas. Laporan arus kas harus melaporkan arus kas selama periodetertentu dan diklasifikasi menurut aktivitas operasi, aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan, dengan cara yang paling sesuai dengan bisnis perusahaan tersebut.

Contoh :
Berdasarkan kertas kerja Perusahaan ADHI JAYA, Medan dapat disusun laporan arus kas sebagai berikut.


1 komentar:

  1. penerimaan kas dari pelanggan itu dari mana asalnya ????

    ReplyDelete