December 18, 2012


Versi materi oleh Eni A dan Tri H


Degradasi kualitas lingkungan dapat terjadi pada lingkungan fisik dan sosial. Degradasi kualitas lingkungan fisik dapat disebabkan oleh pencemaran.



Bentuk pencemaran lingkungan fisik misalnya pencemaran air, udara, dan suara.
a) Pencemaran Air
Pencemaran air dapat menjadi masalah kota karena sifat air yang mengalir dan dibutuhkan
semua penduduk kota. Penduduk kota mengambil air dari air permukaan dan air tanah (sumur). Sumber pencemaran air, antara lain sampah rumah tangga, air bekas pencucian (detergen), limbah cair industri, dan sampah hasil metabolisme tubuh (tinja dan air kencing).
b) Pencemaran Udara
Pencemaran udara dapat meliputi wilayah yang luas. Pencemaran ini ditimbulkan oleh pembakaran sampah, gas buang dari kendaraan bermotor, dan asap pabrik.
c) Pencemaran Suara
Suara yang ditimbulkan dari kegiatan pembangunan wilayah kota dapat mengganggu atau merusak pendengaran. Suara yang melebihi 75 desibel dapat mengganggu saraf dan konsentrasi kerja. Suara yang mencapai 145 desibel dan terus-menerus didengar akan menimbulkan rasa sakit. Suara sepeda motor pada umumnya antara 45–120 desibel. Pencemaran suara dapat berasal dari klakson kendaraan bermotor, mesin-mesin pabrik, dan alat-alat berat.



Jenis pencemaran yang dapat digolongkan sebagai degradasi kualitas lingkungan sosial sebagai berikut.
a) Kepadatan lalu lintas kendaraan yang banyak dimiliki penduduk kota dapat menimbulkan perasaan jengkel dan kesal pemakai jalan akibat kemacetan.
b) Semakin berkembangnya sikap hidup materialistis dan individualistis.
c) Tumpukan sampah yang terdapat di banyak tempat, terutama dekat permukiman, mengganggu kesehatan dan keindahan lingkungan.
d) Rumah dan bangunan kota yang telantar atau tidak terawatt mengganggu pemandangan di sekitarnya.

0 komentar:

Post a Comment