May 17, 2016

Masalah Kuantitatif dan Kualitatif Kependudukan Indonesia - Jumlah penduduk Indonesia menempati urutan keempat terbesar di dunia.


Penduduk suatu negara merupakan objek dan subjek pembangunan. Sebagai obyek artinya penduduk merupakan faktor yang harus dibangun atau ditingkatkan kualitas hidupnya. Sebagai subjek penduduk merupakan faktor pelaku proses pembangunan. Di lihat dari sisi yang lain, penduduk merupakan beban sekaligus potensi bagi suatu negara. Penduduk dianggap sebagai beban negara karena negara harus dapat memberikan pelayanan kepada penduduknya. Penduduk juga dianggap sebagai potensi karena penduduk merupakan kekuatan negara dari unsur Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat memberikan sumbangan positif bagi negara.


MASALAH KUALITATIF DAN KUANTITATIF KEPENDUDUKAN INDONESIA



Ada negara yang penduduknya besar, ada negara yang penduduknya sedikit. Ada negara yang tingkat pertumbuhan penduduknya tinggi ada negara yang pertumbuhannya rendah. Apabila suatu negara pertumbuhan penduduknya sangat tinggi, ini merupakan masalah. Hal ini dikarenakan kapasitas wilayah suatu negara terbatas. Sebaliknya jika pertumbuhan penduduk rendah atau negatif (penduduknya semakin berkurang), ini juga menimbulkan masalah. Sebab, penduduk negara tersebut akan habis. Begitulah permasalahan kependudukan pada sebuah negara. Jadi masalah kependudukan adalah masalah yang berhubungan dengan dinamika keadaan penduduk.



Masalah kependudukan di Indonesia adalah sebagai berikut:


Masalah Penduduk yang Bersifat Kuantitatif

a. Jumlah Penduduk Besar
Penduduk dalam suatu negara menjadi faktor terpenting dalam pelaksanaan pembangunan karena menjadi subjek dan objek pembangunan. Manfaat jumlah penduduk yang besar:
1) Penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam.
2) Mempertahankan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain.
b. Pertumbuhan Penduduk Cepat
Secara nasional pertumbuhan penduduk Indonesia masih relatif cepat, walaupun ada kecenderungan menurun. Antara tahun 1961 – 1971 pertumbuhan penduduk sebesar 2,1 % pertahun, tahun 1971 – 1980 sebesar 2,32% pertahun, tahun 1980 – 1990 sebesar 1,98% pertahun, dan periode 1990 – 2000 sebesar 1,6% pertahun. 

c. Persebaran Penduduk Tidak Merata
Persebaran penduduk di Indonesia tidak merata baik persebaran antarpulau, provinsi, kabupaten maupun antara perkotaan dan pedesaan.



Masalah Penduduk yang Bersifat Kualitatif

a. Tingkat Kesehatan Penduduk yang rendah
Meskipun telah mengalami perbaikan, tetapi kualitas kesehatan penduduk Indonesia masih tergolong rendah. Indikator untuk melihat kualitas kesehatan penduduk adalah dengan melihat:
1) Angka Kematian
2) Angka Harapan Hidup


b. Tingkat Pendidikan yang Rendah
Tingkat pendidikan bukanlah satu-satunya indikator untuk mengukur kualitas SDM penduduk suatu negara. Kualitas SDM berhubungan dengan produktivitas kerja. Orang yang tingkat pendidikannya tinggi diharapkan punya produktivitas yang tinggi.

c. Tingkat Kemakmuran yang Rendah
Meskipun tidak termasuk negara miskin, jumlah penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan cukup besar. Sebanyak 37,5 juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan menurut standard yang ditetapkan PBB.


0 komentar:

Post a Comment