October 6, 2019

Pengertian Tujuan Proses dan Media Sosialisasi - Sejak pagi hari ketika bangun tidur, bertemu dengan keluarga, berangkat sekolah, dan belajar bersama di sekolah, banyak sekali aktivitas sosial yang kamu lakukan. Untuk dapat melakukan aktivitas sosial di lingkunganmu, kamu harus mengenal dan diterima sebagai bagian dari lingkunganmu. Bagaimana kamu dapat diterima dalam keluarga dan lingkunganmu? Tentu saja kamu harus mengenal mereka dan juga dikenal.

Nah, proses mengenal itulah yang disebut sosialisasi. Sosialisasi yang pertama kali kamu lakukan adalah dengan keluargamu. Pada saat ayah dan ibu mengajarkan sesuatu, maka sosialisasi telah terjadi. Tahukah kamu tujuan manusia mengadakan sosialisasi? Serta media apa yang dapat digunakan?


Pahami materi ini agar kamu dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pengertian Sosialisasi
Secara sederhana, sosialisasi diartikan sebagai proses sosial. Sosialisasi adalah proses sosial yang terjadi pada seseorang untuk mempelajari dan menyesuaikan diri terhadap norma, nilai, perilaku, adat istiadat, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan agar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya.

Apabila kita memerhatikan konsep sosialisasi tersebut, maka dapat dikatakan bahwa sosialisasi merupakan proses yang aktif, dalam arti bahwa sosialisasi berperan bagi individu untuk dapat bergabung dengan kelompoknya. Dalam sosialisasi terdapat tiga kegiatan utama yang semuanya saling berhubungan yaitu belajar, penyesuaian diri, dan pengalaman psikologis.

Sosialisasi dimulai sejak seorang bayi dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Sosialisasi tidak hanya berlangsung pada masa kanak-kanak saja, yaitu di dalam keluarga, tetapi juga berlangsung di kelompok teman permainan, sekolah, tempat kerja, lingkungan sekitar tempat tinggal, dan lingkungan negara bahkan antarnegara.

Apabila seseorang tidak dapat menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi, baik perubahan lingkungan sosial atau fisik, maka ia akan tertinggal. Oleh karena itu, sosialisasi dalam menghadapi perubahan senantiasa terus dilakukan.

PENGERTIAN TUJUAN PROSES DAN MEDIA SOSIALISASI


Pernahkah kamu menjumpai orang yang tidak mau berhubungan dengan orang lain? Kira-kira faktor apa yang menyebabkannya? Manusia merupakan makhluk yang senantiasa bersosialisasi dan membutuhkan orang lain untuk menunjang kehidupannya. Maka akan sangat aneh apabila ada seseorang yang tidak mau bersosialisasi. Sekarang pertanyaannya, mengapa manusia perlu bersosialisasi?

Ada beberapa alasan yang bisa kita kemukakan sebagai jawabannya, yaitu sebagai berikut.
a. Manusia tidak dapat hidup sendiri dalam kehidupannya.
b. Manusia memiliki perbedaan baik dalam sifat, budaya, dan adat istiadat.
c. Dengan mempelajari nilai, norma, dan peran; seseorang akan dapat hidup dengan baik dalam lingkungannya atau masyarakat tempat tinggalnya.

2. Tujuan Sosialisasi
Berdasarkan uraian yang telah kamu simak di atas, maka dapat disimpulkan tujuan individu melakukan sosialisasi, yaitu sebagai berikut.
a. Sosialisasi membantu individu untuk meraih identitas dirinya secara fisik dan mental.
b. Sosialisasi memungkinkan setiap individu maupun kelompok untuk mengembangkan potensi humanistiknya, dan belajar bagaimana hidup dalam kehidupan sosial.
c. Sosialisasi merupakan kebutuhan dasar manusia untuk bertahan dalam kehidupan masyarakat.
d. Sosialisasi dapat membantu seseorang atau kelompok untuk meniru kebudayaannya.

3. Proses Sosialisasi
Manusia berinteraksi dengan sesamanya melalui sosialisasi. Sosialisasi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mencobacoba dan kondisi atau keadaan.
a. Mencoba-coba
Sosialisasi ini akan menghasilkan dua kemungkinan, yaitu berhasil atau gagal. Keberhasilan dalam menggunakan proses ini disebabkan oleh sifat pribadi seseorang yang supel (mudah bergaul) dan memiliki keunggulan-keunggulan lain, misalnya prestasi. Sementara itu, kegagalan lebih banyak disebabkan adanya perbedaan antara masing-masing individu yang tidak mau saling mengalah.
b. Kondisi atau keadaan
Proses ini merupakan kelanjutan dari mencoba-coba, di mana sosialisasi diajarkan terlebih dulu berdasarkan pengalaman yang menyenangkan atau tidak menyenangkan.



Sosialisasi dapat berlangsung secara formal maupun informal. Secara formal, sosialisasi berlangsung secara teratur karena di dalamnya disajikan seperangkat ilmu pengetahuan secara teratur dan sistematis, serta dilengkapi oleh perangkat norma yang tegas dan harus dipatuhi. Sosialisasi ini dilakukan secara sadar dan disengaja, misalnya di sekolah.


Next
This is the most recent post.
Older Post

0 komentar:

Post a Comment